LINK MATERI KULIAH
MAGISTER TEKNIK ARSITEKTUR
SEMESTER II
MATERI KULIAH SEM II
3 Mei 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
→ Tinggalkan KomentarKategori: 1
KEGIATAN BELAJAR
22 Maret 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
Kegiatan Belajar / Studio
Mata Kuliah : Teori dan Perancangan Arsitektur Dosen : Dr.Ir.Sudirman Is,MT.Ph.D→ Tinggalkan KomentarKategori: 1
Selamat Datang
21 Maret 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
Dear, Kawan-kawan Mahasiswa Magister Arsitektur Universitas Bung Hatta II/2009
- Ir. Sudarmin
- Yusrizal Zukri,ST
- Hendra,ST
- Repi,ST
- Boby Samra,ST
- Bagus.S,ST
- Ferry Oktafia,ST
-
Dian Amalia,ST
Kami mengucapkan SELAMAT BERGABUNG di kampus Pasca Sarjana Universitas Bung Hatta.
→ Tinggalkan KomentarKategori: 1
PENDAFTARAN ANGKATAN II ARSITEKTUR
5 Maret 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS BUNG HATTA MENERIMA PENDAFTARAN UNTUK MAHASISWA MAGISTER ARSITEKTUR ANGKATAN II.
MULAI KULIAH APRIL 2009
HUBUNGI SEKRETARIAT PASCA SARJANA UNIVERSITAS BUNG HATTA, JL. KHATIB SULAIMAN PADANG
TEMPAT TERBATAS
AYO BURUAN, JANGAN SAMPAI TERLAMBAT
→ Tinggalkan KomentarKategori: 1
INFORMASI PERKULIAHAN
9 Januari 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
Materi Kuliah dan Materi Kuliah Umum dapat di download dengan mengklik link dibawah ini :
MATERI KULIAH
Teori dan Kritik Arsitektur, Dosen Dr.Ir/Eko Alvares.Z,MSA,IAI
Teori dan Perancangan Arsitektur, Dosen Ir.Sudirman Is,MT.,Ph.D
Permasalahan Arsitektur,Dosen Dr.Ir.Syamsul Asri
Arsitektur dan Lingkungan, Dosen Prof.Dr.Ir.Nasfryzal Carlo,M.Si
Prof.Ir.Ahmad Djunaidi,MUP.,Ph.D
JADWAL KULIAH
Jadwal Kuliah
Catatan :
Untuk menge-cek up date materi kuliah, diharapkan untuk terus mengklik link diatas karena setiap saat ada penambahan materi kuliah.
Dalam masing-masing link, terdapat daftar materi kuliah
Himbauan dari Program Pasca Sarjana Universitas Bung Hatta
- Biaya Pendaftaran sebesar Rp. 250.000,-
- Biaya Pendidikan sebesar Rp. 5.000.000,- / per semester dengan 2 (dua) kali pembayaran, 50% saat pendaftaran ulang dan 50% lagi sebelum Ujian Akhir Semester
- Biaya Studio Rp. 500.000,- tiap semester
- Biaya Pustaka sebesar Rp. 600.000,- selama studi
Pembayaran dapat dilakukan melalui BANK BNI pada Rekening YPBH Nomor : 0109129896
Pada Catatan dituliskan : Pembayaran Uang Pendidikan Pasca Sarjana atas nama : xxxxxxxxxxxxxx / Prodi Arsitektur
Terima Kasih
–
Ir. CHANDRA MENSON,IAI
→ Tinggalkan KomentarKategori: 1
KULIAH UMUM dan WORKSHOP
9 Desember 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar
Yth Bapak Ibu:
Peserta Program S1 dan S2 Arsitektur-UBH,
Undangan Kuliah Umum
Terlampir Abstrak Kuliah Umum dari Bpk. Andre Peresthu
Yang akan dilaksanakan:
Sabtu 13 Desember 2008, Jam 14.00 selesai.
R Sidang FTSP Gedung F lantai 2. Kampus Ulak Karang, Padang
Salam,
EkoAlvares Z
Urbanism within the perspective of state-building
Tidak ada satupun bangsa di dunia ini yang ingin hidup miskin dan terus tertinggal dari yang lain. State-building atau pembangunan bangsa bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran serta meningkatkan taraf kehidupan masyarakat yang jauh lebih baik. Setiap bangsa memiliki hak untuk mencapai tujuan hidup yang jauh dari sekedar layak. Tujuan ini hanya bisa dicapai jika setiap bangsa memiliki kelas menengah yang kuat serta memiliki daya saing tinggi di tingkat global. Pembangunan kelas menengah tentunya tidak bisa dilepaskan dengan peranan tiga pilar utama, yakni: (1) perbaikan nutrisi dan kesehatan; (2) perbaikan pendidikan dan lapangan pekerjaan; dan (3) perbaikan lingkungan kehidupan. Pilar ke-tiga yakni perbaikan lingkungan kehidupan mencakup penyediaan aspek dasar ruang hidup seperti rumah dan sarana fisik yang memadahi dan sehat. Peningkatan kualitas ruang hidup adalah mutlak. Lingkungan hidup yang tidak sehat akan berakibat langsung terhadap penurunan kualitas kehidupan generasi depan yang diharapkan menjadi kelas menengah. Perbaikan lingkungan kehidupan adalah salah satu peranan utama profesi arsitek, urban planner dan desainer dalam masyarakat. Tugas profesi mereka bukan saja mempergunakan desain untuk tujuan estetis semata tetapi berperan aktif untuk tujuan strategis pembangunan masyarakat (state-building). Desain diharapkan dapat memberikan solusi-solusi teknis dan praktis untuk perbaikan lingkungan kehidupan masyarakat yang jauh lebih baik. Lebih dari itu, desain diharapkan mampu memberikan visi kedepan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat. Paradigma ini dikenal sebagai urban welfare yang sudah mentradisi sejak city-state di Eropa. Tradisi inilah yang kemudian mengkristal kedalam gerakan garda depan modernisme yang berawal dari Eropa sekita permulaan abad ke-20. Perumahaan rakyat adalah realitas gerakan modernisme arsitektur di Eropa pada abad lalu. Termasuk di dalamnya penyediaan sarana transportasi publik, air bersih dan sanitasi yang melibatkan investasi publik yang tidak kecil nilainya. Peradaban manusia telah membuktikan bahwa beberapa bangsa mampu melakukan tugas pembangunan kesejahteraan publik dengan baik meski tidak sempurna. Ini adalah sebuah realitas social welfare. Namun, memasuki abad 21 ini, kita dihadapkan pada tantangan lain yang jauh lebih rumit dan memiliki dimensi global. Issue keterbatasan sumber daya alam, energi, kapital dan bahaya laten pemanasan global adalah beberapa hal penting yang sangat urgent untuk dipikirkan oleh generasi sekarang; bersamaan dengan proses urbanisasi yang begitu cepat dan juga masa depan ekonomi global yang sedang dihadapkan pada proses restrukturisasi. Dimanakah peranan arsitek, urban planner dan desainer di abad 21 ini? Hal inilah yang akan menjadi pembicaraan kita dalam diskusi minggu ini.
Andrea Peresthu
→ Tinggalkan KomentarKategori: 1 · PROGRAM STUDI
MAGISTER TEKNIK ARSITEKTUR
17 Oktober 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar
Pendidikan Teknik Arsitektur dan Profesi Arsitek telah berkembang sedemikian rupa, sejalan dengan semakin kompleksnya pembangunan lingkungan binaan. Baik dalam skala mikro seperti bangunan tunggal, sampai dengan skala makro seperti perkotaan.
Tantangan pembangunan lingkungan binaan semakin mendapat perhatian sejalan dengan dikeluarkan diantaranya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, dan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2006 tentang Penataan Ruang. Oleh karena itu, penyelenggaraan pembangunan lingkungan binaan sudah semsestinya ditangani oleh para profesional yang mempunyai kemampuan akademik dan keandalan praktek yang baik.
Program Studi Strata 2 atau Magister Teknik Arsitektur Universitas Bung Hatta diselenggarakan berdasarkan Surat Ijin dari Dirjen Perguruan Tinggi Nomor : 2336/D/T/2008.
Program magister ini merupakan salah satu usaha pengembangan pendidikan arsitektur yang telah dirintis sejak tahun 1960-an dan semakin berkembang sejak Universitas Bung Hatta didirikan pada tahun 1981.
TUJUAN PROGRAM :
Mempersiapkan secara akademik tenaga ahli profesional yang mempunyai kapasitas dan kemampuan tinggi dalam bidang arsitektur umumnya, dan alur/bidang kekhususan seperti Teknologi Bangunan, Teori dan Perancangan Arsitektur, Perencanaan Kota dan Daerah, Perumahan dan Permukiman, serta Arsitektur Vernakular.
Lulusan program studi ini dapat bermanfaat bagi kalangan birokrasi,swasta, konsultan dan pendidik.
→ Tinggalkan KomentarKategori: PROGRAM STUDI




